oleh

Dusun Wanuae Jadi Delegasi Bone Penilaian Kampung Iklim

Topikinformasi.com Bone, Dalam rangka penilaian Program Kampung Iklim yang biasa di singkat PROKLIM tingkat Nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahun 2020, Kabupaten Bone kembali ambil bagian di dalamnya.

Penilaian kali ini tepatnya berada di Dusun Wanuae Desa Poleonro Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, dari tiga dusun yang ada di Desa Poleonro, ketiga tiganya sudah mendapatkan Trophy PROKLIM UTAMA. PROKLIM itu sendiri ada 3 macam : PROKLIM MADYA, PROKLIM UTAMA dan PROKLIM LESTARI, untuk tahun ini dusun yang di usulkan adalah Dusun Wanuae. Penilaiannya mulai hari ini tanggal 8 s/d 11 September 2020.

Andi Habibie, ST, MSi
Kepala Seksi Kajian Dampak Lingkungan berharap Bone kembali mendapatkan Trophy PROKLIM LESTARI. “Namun disisi lain yang penting adalah bagaimana mengubah pola pikir masyarakat untuk mencintai lingkungan itu sendiri,” katanya.

Sekadar informasi bahwa penghargaan PROKLIM UTAMA sudah ada 23 titik yang ada di Kabupaten Bone dan Tahun 2018 dan 2019 Apresiasi pembinaan PROKLIM untuk Pemerintah Kabupaten Bone yang di berikan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Pembinaan serta pendampingan untuk mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim (PROKLIM) serta menjadi kontribusi nyata pemerintah daerah dalam upaya pengendalian perubahan iklim dan sebagai penutup.

“Jangan wariskan air mata kepada anak cucu kita tapi wariskan anak cucu kita Mata Air,” tuturnya.

Untuk Tahun 2019 Apresiasi Pemerintah Kabupaten Bone oleh Kementerian Lingkungan Hidup diterima langsung oleh Bapak Bupati Bone.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone Andi Syahrul Samsu,SE.,M,Si. Saat ini sedang dilakukan penilaian di Dusun Wanuae Desa Poleonro Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari.

“Adapun Trophy yang akan diraih tahun ini adalah Proklim Lestari. Tahun ini Dusun yang di usulkan adalah Dusun Wanuae Kecamatan Lamuru kab.Bone,” kata Andi Syahrul Samsu.

Ia berharap bagaimana mengubah pola pikir masyarakat untuk mencintai lingkungan itu sendiri. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga