oleh

Anas Nasrullah: Program Bedah Rumah Sepertinya Belum Terealisasi Buat Warga Miskin

-News-408 views

Sinjai, Topikinformasi.com Salah seorang warga yang berdomisili di Dusun Attiroange, Desa Kalobba Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan menempati sebuah rumah yang tak layak huni, bahkan sudah roboh sebahagian.

Muh.Nasir seorang petani berusia 51 tahun kini masih menempati rumahnya yang reyot dan belum ada perhatian serius dari aparat setempat.

Menurut informasi dari seorang aktifis LSM Pemuda Pancasila Anas Nasrullah yang juga berdomisili di desa tersebut. Sudah ada program bedah rumah di desanya bahkan sudah dua kali dilaksanakan, namun Muh. Nasir belum juga mendapat bantuan bedah rumah.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi rumah Muh.Nasir apalagi saat angin kencang dan hujan deras. Bisa saja rumah yang di tempatinya rata dengan tanah dan menimpa penghuninya,” ujar Anas Nasrullah via telpon pada reporter Jumat (21/08/2020).

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Harapan kami sebagai tokoh pemuda Desa Kalobba agar kiranya aparat yang terkait dapat lebih memperhatikan kehidupan warganya, apalagi di desa Kalobba hanya terdiri dari 5 dusun dan parahnya rumah Nasir masih satu dusun dengan kepala desanya,” tegas Anas yang juga Ketua organisasi pencinta alam (KPA Buluddatu).

“Yang kami sesalkan adalah pada saat ada program bedah rumah, rumah Nasir tidak di prioritaskan oleh kepala desa. Justru rumah warga yang tergolong mampu, memperoleh bantuan bedah rumah. Warga yang dibedah rumahnya punya usaha bengkel bahkan mobil pribadi,” ungkap Anas.

“Kami sengaja mengangkat masalah ini di media agar aparat terkait tersentuh hatinya dan segera merenovasi rumah Nasir,” kata Anas.

Baca Juga:  Mahasiswa IAIN BONE Raih Juara Pada Ajang Duta Pariwisata Bone 2021

Ketika Kepala Desa Kalobba dihubungi via telpon, ia mengatakan bahwa rumah Nasir sebenarnya ditargetkan akan direnovasi tahun depan namun sebelum terlaksana rumahnya ambruk. Oleh sebab itu ia telah berupaya mencari bantuan pada pihak ketiga. Sementara ini BAZNAS dan Polsek sudah memberi bantuan. “Kami akan bantu agar rumah Nasir bisa berdiri kembali dan layak huni , warga sekitar juga membantu menebang pohon untuk dijadikan rangka rumah,” tutur Taufik.
(fri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *