oleh

Ketua Bhayangkari Polres Bone Salurkan Bantuan Beras untuk korban banjir di Bone Utara

-News-49 views

Bone, Topikinformasi.com Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkara ke-68, Ketua Bhayangkari Polres Bone Ny Ratih Try Handako melaksanakan gerakan bakti sosial dengan cara berbagi bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di lima kecamatan Bone utara.

Bantuan paket sembako berupa beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan air mineral disalurkan melalui lima Kapolsek yakni Kapolsek Ajangale, Dua Boccoe, Tellu Siattinge, Cenrana dan Awangpone.

Ketua Bhayangkari Polres Bone Ratih Try Handako mengatakan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkara yang ke-68 sebenarnya jatuh pada tanggal 19 Oktober 2020 mendatang. Namun diawali dengan berbagai rangkaian. Rangkaian pertama adalah kegiatan bhakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di Bone utara.

Baca Juga:  Sambil Bagi Sembako, Kasat Lantas Polres Bone Ajak Warga Jaga Prokes

“Gerakan bhakti sosial di sini kita bersama sama dengan sejumlah personel Polres Bone. Karena selain ada bantuan dari Bhayangkari, ada juga bantuan sosial berupa beras dari Kapolri,” tuturnya.

Selain kegiatan Bhakti Sosial berupa penyaluran bantuan paket sembako, Hari Kesatuan Gerak Bhayangkara yang ke-68 juga dirangkaikan dengan berbagai lomba mulai dari lomba pembuatan masker dengan tas untuk tingkat Mabes. Sementara untuk tingkat daerah atau Polda dirangkaikan dengan lomba memasak dan MC.

“Dalam ajang ini, masing masing 1 anggota Bhayangkari Polres Bone ikut ambil bagian di dalamnya. Hanya saja lomba yang diikuti berlangsung secara virtual. Hanya video yang dikirim,” bebernya.

Kabag Sumda Polres Bone Kompol Burhanuddin mengatakan hal serupa. Gerakan Bhakti Sosial Tahap III merupakan bantuan dari Kapolri yang disalurkan ke seluruh daerah bagi warga yang terdampak bencana termasuk dampak Covid-19.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Jumlah beras yang disalurkan 10 ton, dan dikemas dalam bentuk paket mencapai 500 paket. Bantuan ini didistribusikan ke lima kecamatan di Bone Utara,” terangnya. (Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *