oleh

Baznas Lutim Silaturrahim dan Studi Banding di Enrekang

-News-327 views

Enrekang, Topikinformasi.com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu Timur bertandang ke Kantor Baznas Enrekang untuk silaturrahim dan studi banding terkait pengelolaan zakat di Enrekang, Kamis (16/7/2020).

Rombongan Baznas Lutim tiba di Kantor Baznas Enrekang sejak Kamis pagi (16/7/2020) berjumlah 14 orang, dan diterima langsung Kerua Baznas Enrekang, Ir Mursyid Mallappa bersama empat pimpinan lainnya.

Direktur Pelaksana Baznas Lutim, Furqon menyampaikan bahwa romobongan dari Baznas Lutim ingin lebih jauh belajar kepada Baznas Enrekang dalam pengelolaan zakat, terutama dalam pengumpulan.

“Baznas Enrekang ini kita dengar dari luar sebagai salah satu Baznas yang terbaik di Sulsel, bahkan mendapatkan penghargaan dalam Baznas Award pada tahun 2018 dari Baznas RI, karena itu kami ingin belajar,” kata Alumni Beasiswa Baznas RI ini.

Baca Juga:  Tradisi Penerimaan, Lepas Sambut dan Tradisi Pelepasan Komandan Korem 141/Toddopuli

Ketua Baznas Lutim, Abd. Salam Nur, Lc. M. Si. Menyampaikan bahwa Baznas Lutim baru dibentuk akhir tahun 2019, efektif berjalan sekitar tujuh bulan lalu, dan kami harus banyak belajar dari Baznas yang sudah stabil, terutama Enrekang yang sudah sangat maju.

“Kami juga mau maju seperti Baznas Enrekang, maka kami belajar dan insya Allah serius bekerja,” kata Ustad Abd. Salam.

Ada pun pemaparan dari Pimpinan Baznas Enrekang, Dr Ilham Kadir, bahwa dalam tempo empat tahun lebih, Baznas Enrekang sudah lumayan stabil, bahkan ada beberapa bagian yang cukup bisa diandalkan.

“Perangkat aturan yang lengkap, ada Perda, Perbub, Perbaznas Enrekang, SOP, juga dukungan penuh dari pemerintah,” papar Ilham.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Ketua Infokom MUI Enrekang ini juga menyebut bahwa Enrekang cukup baik dalam pengumpulan, trennya naik setiap tahun.

“Keunggulan lainnya, dalam kelembagaan Unit Pengumpul Zakat yang sudah lengkap, mulai tingkat istansi, lembaga swasta, BUMD, kecamatan, hingga masjid-masjid,” tambahnya.

Selain itu, dalam kemitraan, media dan publikasi, serta literasi, Baznas Enrekang cukup unggul.

Dalam hal audit keuangan, sejak tahun 2017 dan 2018, Baznas Enrekang dapat opini WTP dari Kantor Akuntan Publik.

Insya Allah ke depan Baznas Enrekang terus berbenah, menebar manfaat pada orang banyak. Agar makin banyak orang merasakan manfaat zakat dan kehadiran lembaga Baznas sebagai penghubung antara muzakki dan mustahik, kami yakin Baznas Lutim akan lebih maju, tutup penulis buku “Negeriku di Atas Awan, novel pemantik inspirasi”

Baca Juga:  Pemanfaatan Gambut Harus Penuh Kehati-hatian Agar Tidak Menyebabkan Degradasi

(Ani Hasan Kabiro Enrekang Toraja)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *