oleh

Adaptasi Kebiasaan Baru, Polres Pelabuhan Makassar Edukasi Masyarakat Pulau Kodingareng

-News-96 views

Makassar, Topikinformasi.com Personil Polres Pelabuhan Makassar yang bertugas sebagai BKO guna mendukung Operasi Aman Nusa II terus melakukan edukasi protokol kesehatan dan pencegahan COVID-19, kepada masyarakat di Pulau Kodingareng salah satu pulau terluar yang ada kecamatan kepulauan Sangkarrang Makassar, Selasa (14/07/2020).

Paur Subbag humas IPDA Burhanuddin Karim, mengatakan ” Edukasi penerapan protokol kesehatan itu terus dilakukan, kendati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar sudah tidak ada “Ucapnya

” Polres Pelabuhan Makassar bertekad terus memberikan edukasi masyarakat berkaitan dengan protokol kesehatan. Tekad itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyeberan corona virus disease atau covid-19 di wilayahnya termasuk di kepulauan” paparnya

Ia menambahkan” kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan serta bahaya COVID-19 di lakukan dengan berkeliling berjalan kaki dengan menyambangi Warga Pulau Kodingareng” jelas Paur Subbag humas Polres Pelabuhan Makassar IPDA Burhanuddin Karim. (@$_23)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *