oleh

4000 Lebih Sapi Bone Terdistribusi Keluar, Ini Harapan Warga Peternak dan Kadis Peternakan

-News-536 views

Bone, Topikinformasi.com
Dari akhir Juni hingga awal Juli 2020 sudah 4000 ekor lebih sapi yang terdistribusi ke keluar kabupaten Bone.

Kesemuanya itu hasil ternak warga kabupaten Bone
Target hingga masuk hari lebaran qurban 5000 ekor.

Tujuan pasar ternak sapi pulau Kalimantan, Makassar, Malili Luwu Utara.
Rata rata harga satu ekor sapi dipasarkan kisaran 15jta,Hingga 20jt

Harapan kadis Peternakan dr Aris Handono,Karena pangsa pasar jelas Perlu ditingkatkan produksi ternak sapi di Kabupaten Bone agar dapat menyumbang PAD dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Firman warga Awangpone Salah satu peternak sapi mengemukakan sangat bersyukur dengan fasilitas pasar hewan kurban yang disiapkan dinas peternakan hingga dokumen dan pemeriksaan kesehatan sehingga dapat menjual ternak sapi-sapinya dengan harga yang bagus.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Perlakuan para petugas peternakan sebelum didistribusi sapi sapi warga yang masuk dipasar hewan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan uji sample darah, setelah dinyatakan layak jual baru diangkut keatas kendaraan truk.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *