oleh

Malam Penutupan Gau Maraja 2026 Pecah, Dihibur Sirau Sulo hingga Penampilan Memukau Jacson Zeran

-Berita-45 views

Topikinformasi.com – Bone  — Malam penutupan Gau Maraja Tahun 2026 berlangsung meriah di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Rabu (30/9/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara penutup yang memadukan pertunjukan budaya dan hiburan musik.

Closing Ceremony Gau Maraja 2026 tersebut dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Bone. Dalam sambutannya, Andi Asman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan serta seluruh masyarakat Bone yang telah mendukung pelaksanaan Gau Maraja 2026.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan serta seluruh masyarakat Bone yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Gau Maraja 2026. Ini merupakan bentuk kecintaan kita bersama terhadap seni dan budaya yang kita miliki,” ujar Andi Asman.

Ia menegaskan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, budaya menjadi bagian penting dari identitas dan jati diri masyarakat Bone yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Budaya harus terus kita lestarikan. Karena tanpa budaya, kita bukan apa-apa. Budaya adalah identitas dan jati diri kita, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Prodi PIAUD IAIN Bone Terakreditasi Unggul, Pertama di Indonesia Timur

Andi Asman juga menyebut seluruh rangkaian Gau Maraja yang berlangsung selama enam hari, 25 hingga 30 September 2026, berjalan sukses dan mendapat antusiasme masyarakat.

“Alhamdulillah, Gau Maraja yang berlangsung mulai tanggal 25 sampai 30 September ini berjalan sukses. Tentu keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, para pelaku seni dan budaya, panitia, serta masyarakat Bone yang ikut mengambil bagian dalam seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan Sirau Sulo yang dibawakan Komunitas Seni Kecamatan Tellu Siattinge. Pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa budaya lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni tradisi Bone kepada masyarakat luas.

Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan Praditya, jebolan Indonesian Idol, yang turut menghibur masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka.

Baca Juga:  Wabup Bone Pimpin Rapat Penetapan Zakat Fitrah 1447 H/2026 M Tetapkan Besaran dan Ketentuan Fidiyah

Puncak hiburan ditutup dengan penampilan penyanyi asal Timur, Jacson Zeran. Sejumlah lagu dibawakan untuk menghibur penonton, termasuk lagu yang dikenal luas, Tabola Bale, yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Penutupan Gau Maraja 2026 sekaligus menjadi akhir dari rangkaian kegiatan selama enam hari yang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mengapresiasi, serta melestarikan seni dan budaya daerah.

Melalui Gau Maraja, pemerintah daerah bersama masyarakat Bone menunjukkan komitmen untuk menjaga kekayaan budaya lokal agar tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas generasi mendatang.

(Ju)*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *