oleh

Hadiri PKKMB UNM Bone, Wabup Bone AAP: Bekali Mahasiswa dengan Ilmu, Teknologi dan Kearifan Lokal

-Berita-322 views

Topikinformasi.com – Bone  Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 sekaligus memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Makassar (UNM) Kampus Bone, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi 180 mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memperoleh pembekalan mengenai peran generasi muda dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Ketua Unit Pengelola Program (UPP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNM Kampus Bone, Dr. Awaluddin Muin, S.Pd., M.Sn., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Bone di tengah-tengah mahasiswa baru.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati Bone di Kampus VI UNM Bone. Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya,” ujar Awaluddin.

Ia berharap mahasiswa baru tidak menjadikan perguruan tinggi hanya sebagai tempat memperoleh ijazah, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi.

“Sebanyak 180 mahasiswa baru hari ini hadir untuk memulai proses belajar. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, terus belajar, beradaptasi dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Dalam kuliah umumnya, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin mengajak mahasiswa menjadikan pendidikan sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tidak pernah berhenti.

Ia menekankan bahwa belajar tidak boleh dimaknai sekadar sebagai formalitas untuk memperoleh gelar akademik.

“Belajarlah sepanjang hayat. Jangan menjadikan pendidikan hanya sebagai formalitas. Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menuntut ilmu, bahkan sampai ke negeri Cina,” kata Andi Akmal.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia mencontohkan sejumlah negara yang memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

“Kalau kita berbicara tentang Indonesia Emas 2045, tentu fondasinya adalah pendidikan. Dari pengalaman saya mengunjungi beberapa negara, negara-negara yang maju menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Cina, misalnya, mengirim mahasiswa terbaiknya ke berbagai kampus top dunia karena mereka menyadari pendidikan adalah fondasi kemajuan bangsa,” jelasnya.

Andi Akmal menegaskan bahwa pendidikan juga menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan Kabupaten Bone. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendorong Bone menjadi daerah yang kuat sebagai pusat pendidikan.

Baca Juga:  Juara Satu di Zona 4, Pocil Binaan Satlantas Polres Bone Lolos ke Tingkat Polda Sulsel

“Pendidikan adalah fondasi kuat bagi kemajuan bangsa, negara, termasuk Kabupaten Bone. Kami berkomitmen menjadikan Bone sebagai kota pendidikan. Tentu ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk perguruan tinggi, para pendidik dan adik-adik mahasiswa,” tuturnya.

Di hadapan mahasiswa, Andi Akmal juga mengingatkan tantangan pendidikan di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan manfaat besar, tetapi juga memiliki sisi lain yang harus diantisipasi.

Penggunaan telepon seluler dan media digital yang tidak bijak, kata dia, dapat memicu sikap antisosial, penyebaran informasi menyesatkan, perundungan hingga hoaks.

“Digitalisasi adalah pembantu, bukan pengganti. Kuasai teknologi, tetapi jangan sampai kita menjadi budak algoritma. Jadilah kreator solusi, termasuk menciptakan inovasi pendidikan berbasis digital,” tegasnya.

Ia juga meminta mahasiswa calon pendidik untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Bone, seperti sipakatau dan sipakalebbi, dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, mahasiswa PGSD memiliki tanggung jawab besar karena kelak akan berada di garis depan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Baca Juga:  Bupati Bone, Resmi Membuka Pelatihan Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) III

“Adik-adik mahasiswa yang hadir di ruangan ini akan menjadi salah satu penentu nasib anak-anak kita 40 tahun ke depan. Karena itu, perjalanan akademik ini harus dimulai dengan tekad untuk menguasai ilmu, teknologi dan karakter,” ujarnya.

Andi Akmal juga mengajak mahasiswa membangun jejaring dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin. Menurutnya, pembangunan daerah tidak mungkin hanya mengandalkan satu atau dua pihak.

“Bangun jaringan, berkolaborasilah lintas disiplin. Kabupaten tidak dibangun oleh individu, tetapi oleh supertim. Bupati dan Wakil Bupati tidak akan mampu memajukan Bone tanpa bantuan masyarakat, para pendidik, perguruan tinggi dan adik-adik mahasiswa sekalian,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekadar semangat dan slogan. Diperlukan sistem yang kuat, sumber daya manusia berkualitas serta kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat.

“Mulailah perjalanan epik hari ini dengan menguras ilmu di kampus. Jadikan teknologi sebagai alat untuk menciptakan solusi, bukan sekadar untuk konsumsi. Membangun daerah bukan hanya membutuhkan semangat, tetapi juga kolaborasi dan sistem,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *