oleh

Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Wabup Bone Tekankan Perbaikan Dampak Lingkungan

-Berita-54 views

Topikinformasi.com – Bone  Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Selasa (14/4/2026).

Sidak tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bone H. Barham, ST., MM., Camat Tanete Riattang Timur A. Habibie, ST., M.Si., serta Lurah Bajoe Apriadi, S.Sos.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas keluhan warga terkait dampak lingkungan dari aktivitas proyek. Warga mengeluhkan debu saat cuaca panas dan lumpur ketika hujan yang dinilai mengganggu aktivitas serta membahayakan pengguna jalan.

Pelaksana lapangan dari PT Nindya Karya yang ditemui di lokasi mengakui adanya keluhan tersebut. Ia menjelaskan debu berasal dari mobilisasi truk proyek yang melintas di area sekitar.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1407-08/Lamuru Pimpin Laksanakan Karya Bakti

“Kami sebenarnya telah menyiapkan water canon untuk membersihkan area jalan yang dilalui truk proyek, walau belum maksimal. Kami juga menunjuk Darwis sebagai penanggung jawab lapangan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Pihak pelaksana juga berharap adanya kerja sama dengan pemadam kebakaran untuk membantu penyiraman jalan guna mengurangi debu.

Sementara itu, Camat Tanete Riattang Timur A. Habibie menambahkan bahwa aktivitas kendaraan proyek harus dibarengi dengan upaya pencegahan dampak lingkungan.

“Truk yang keluar masuk mengangkut material sebaiknya diikuti dengan penyiraman untuk mengurangi debu yang berserakan di jalan,” katanya.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas proyek agar pembangunan fasilitas pendidikan tidak mengorbankan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  BNPB Bekerjasama Kementrian LHK Mengantisipasi Kebakaran Hutan di Riau dengan Operasi TMC

Ia juga menekankan bahwa perbaikan jalan yang dilalui kendaraan proyek harus menjadi perhatian, tidak hanya penanganan debu semata.

“Pengawasan lapangan harus dilakukan secara intensif agar progres fisik tetap terjaga. Dengan percepatan pekerjaan yang disiplin, diharapkan seluruh sekolah dapat beroperasi sesuai target,” tegasnya. (*)

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *