oleh

Brimob Bone Laksanakan Rikkes Berkala, Ini Tujuannya!

TOPIKINFORMASI.COM – Bone, Sulawesi Selatan. Kesehatan merupakan aset terpenting yang dimiliki oleh setiap manusia. Bagi personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kesehatan menjadi modal utama yang harus selalu dipelihara demi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas operasional.

Untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan personel Brimob Bone ini, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Biddokkes Polda Sulsel dan Labklinik Kimia Farma menggelar pemeriksaan kesehatan berkala ( Rikkes Berkala) yang bertempat di aula Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel jalan M.H. Thamrin no.70 Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang, Rabu ( 20/07/22 ).

Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. menjelaskan bahwa kegiatan Rikkes Berkala ini diselenggarakan dalam rangka mapping kondisi kesehatan personel.

Baca Juga:  Kunjungan ke UPT SMP 3 Cina Kec. Cina Kab. Bone, Ini yang Dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bone

” Tujuan dilakukannya Rikkes Berkala ini, yang pertama untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing personel Brimob Bone, yang kedua apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan penyakit atau indikasi penyakit dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas operasional,” ungkap Kompol Nur Ichsan.

Perwira berpangkat satu melati ini juga menerangkan bahwa hasil Rikkes Berkala tersebut akan masuk dalam penilaian 13 komponen personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

” Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan, Rikkes Berkala yang diselenggarakan oleh Bidokkes Polda Sulsel ini sangat penting diikuti oleh seluruh personel karena hasil pemeriksaannya nanti akan masuk dalam penilaian 13 komponen Polri yang berpengaruh terhadap jenjang karir dan pendidikan lanjutan anggota,” tutur mantan Kasubbagrenmin Sat Brimob Polda Sulsel.

Baca Juga:  Kembalikan Postur Tubuh Ideal, Ini Yang Dilakukan Anggota Brimob Yon C Bone

Sementara itu ketua tim dari Bid Dokkes Polda Sulsel AKP Gusti mengungkapkan antusias personel Brimob Bone mengikuti pemeriksaan kesehatan cukup tinggi,

” Animo personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengikuti Rikkes Berkala ini cukup tinggi dan alhamdulillah berjalan dengan tertib. Kami berharap hasil Rikkes personel Brimob Bone ini dapat maksimal sehingga membantu Satuan Brimob dalam penggunaan kekuatan personel,” sebut Paur Kesmapta Biddokkes Polda Polda Sulsel ini.

Total ada 245 personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini. Adapun rangkaian kegiatan Rikkes Berkala meliputi pemeriksaan fisik dokter, odontogram ( pemeriksaan kesehatan gigi), pemeriksaan EKG, foto thorax, pemeriksaan urine, dan cek darah lengkap.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari Pengecer

BONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.

Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone

Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .

Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk.

"Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya

Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikan

Maka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *