oleh

Mendadak Provos Brimob Bone Periksa Kelengkapan Personel, Ternyata Ini Tujuannya!

-News-17 views

TOPIKINFORMASI.COM – Bone – Dalam rangka menegakkan disiplin anggota Brimob Bone, Provos Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan beserta kelengkapan kendaraan bermotor, Senin ( 18/07/22 ).

Pengecekan kelengkapan yang dilaksanakan setelah upacara bendera Hari Kesadaran Nasional tersebut, wajib diikuti oleh seluruh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

(*)

Adapun pemeriksaan yang dilakukan oleh provos Brimob Bone tersebut meliputi pemeriksaan sikap tampang personel, kelengkapan administrasi data diri personel dan kendaraan seperti KTP, KTA, SIM, STNK serta pengecekan fisik kelengkapan kendaraan bermotor.

Perwira Seksi ( Pasi ) Provos Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Iptu Kalvin Mustanu menjelaskan, pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kelengkapan kendaraan personel Batalyon C Pelopor ini merupakan atensi langsung dari pimpinan.

Baca Juga:  Brimob Bone Semprotkan Disinfektan Pada Sejumlah Mesjid di Bone, Ini Alasannya

” Pengecekan ini merupakan bagian dari pembinaan terhadap personel sekaligus sebagainya langkah pencegahan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh personel Brimob Bone dan hal ini juga merupakan perintah langsung dari pimpinan yang harus kami laksanakan,” tutur Kalvin.

” Kami juga melakukan tindakan disiplin kepada personel yang melanggar atau yang lupa membawa kelengkapan administrasi untuk menimbulkan efek jera karena hal ini akan berpengaruh terhadap penilaian 13 komponen Polri,” sambungnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,.S.Sos. mengungkapkan tujuan pemeriksaan kelengkapan oleh provos ini selain untuk penegakkan disiplin juga untuk menanamkan rasa malu berbuat salah di dalam diri personel.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

” Pimpinan mengharapkan personel Brimob khususnya personel Batalyon C Pelopor dapat menjadi suri tauladan bagi masyarakat dalam kehidupan sehari – hari, minimal saat berkendara dapat menunjukkan surat-surat dan kelengkapan kendaraan sesuai standar. Jangan sampai nantinya ada kesan pembiaran terhadap pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” jelas Kompol Nur Ichsan.

” Lebih baik pelanggaran-pelanggaran anggota ini kami cegah sedini mungkin dengan pemeriksaan secara berkala serta pemberian tindakan disiplin mana kala ada yang melanggar daripada muncul istilah kalau anggota melanggar pasti aman, padahal pada kenyataannya kami pun harus taat dengan aturan yang berlaku,” pungkas komandan yang akrab dengan sapaan “Tindizzz” nya ini.

Baca Juga:  Akhir Masa Tugas di Kabupaten Bone, AKBP Try Handako Pamit

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 13 personel yang melakukan pelanggaran disiplin ringan yakni 12 orang berpenampilan kurang rapi atau rambut belum dicukur dan satu orang personel Surat Izin Mengemudi nya sudah kadaluarsa, secara keseluruhan personel Brimob Bone tetap tertib administrasi dan berpenampilan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *