oleh

Hampir (2) Dua Minggu Dihantam Hujan PKL dan Pelaku UKM Serta Pelaku Ekonomi Lainnya Pasrah Karena Cuaca Tidak Bersahabat

-Ekobis, News-157 views

TOPIKINFORMASI.COM – Bone–
Pemulihan Ekonomi Nasional adalah program pemerintah untuk kebangkitan Ekonomi kerakyatan , Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia (APKLI) kerjasama dengan Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) di lapangan sepak bola taccipi Sejak 12-maret hingga Hari Ini 31 Maret 2022

menjadi pedagang kaki lima dan Pelaku UKM ditengah kondisi Cuaca Yang tidak bersahabat Menjadi keakraban tersendiri , kadang tersenyum kadang pula cemberut itula suka Cita Para pedagang kreatif lapangan (PKL) meminjam kata Yang Pernah dilontarkan menteri pariwisata ekonomi kreatif

Udhin 28 tahun warga Gowa Yang sedang mengadu nasib di Expo UMKM Ulaweng bangkit ekonomi dengan tersenyum saat dikonfirmasi langsung terkait kondisi selama berjualan di lapangan Taccipi ,apa hendak dikata kami kesini bersama teman teman PKL , pelaku UKM dan pelaku Ekonomi lainnya untuk mengejar keuntungan

Baca Juga:  Jadi Nara Sumber Acara Obrolan Budaya RRI NET, Ini Kata Danyon C Pelopor

Namun baru 5 hari kami Bisa tersenyum karena cuacanya sudah bersahabat , hampir 2 Minggu kami disini harus berjuang dengan guyuran Hujan Bahkan tenda tenda sebagian teman teman ada Yang Ambruk karena hujan

Semoga Pemerintah daerah khususnya kecamatan Ulaweng Bisa memberikan kebijakan dan toleransi untuk perpanjangan kegiatan hingga bulan ramadhan menjelang lebaran , supaya kami Bisa pulang dengan nafas lega

Kenso 45 tahun warga Ulaweng Yang Juga Adalah Tokoh Pemuda setempat , Sangat prihatin melihat kondisi para PKL , pelaku ekonomi dan pelaku UKM Yang beraktivitas ditengah hantaman hujan , Saya melihat ada beberapa PKL yang buang handuk dengan meninggalkan lokasi mencari lokasi lainnya Dimana ada kegiatan pasar Malam

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Sebagai warga kami sangat bersyukur dengan Adanya event pemulihan ekonomi Ini , seandainya Cuaca bersahabat , pedagang bisa Meraup keuntungan dari geliat ekonomi Yang digelar Oleh Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia (APKLI) dan Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI)

Lanjutnya selama event ini terbuka Banyak Juga gadde gadde( warung kelontong) Yang kecipratan putaran Ekonomi ,bukan hanya Yang dilapangan tapi semua Yang dipinggir pinggir jalan pun menikmati “Tutupnya,
Kamis 31 Maret 2022. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *