oleh

Target Piala Adipura, Begini Langkah Kadis DLH

-News-156 views

TOPIKINFORMASI.COM – Bone Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone dibawah kepemimpinan Dray Vibrianto, SIP, MSi mulai berbenah.

Untuk mengatasi sampah di Kabupaten Bone Mantan Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah Kabupaten Bone terlebih dahulu melakukan pemetaan wilayah.

“Mengawali tugas sebagai Kadis DLH rapat koordinasi dengan seluruh jajaran DLH. Tujuannya adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam mengatasi sampah di Kabupaten Bone. Dari rapat itu salah satu solusi lahir adalah pemetaan wilayah volume sampah perkotaan,” ujarnya.

Volume sampah yang terbilang besar akan diakomodir dengan beberapa mobil armada, disisi lain wilayah kota yang volume sampah kecil atau sedang cukup diakomodir 1 atau sampai 2 armada. Sehingga ada efektivitas dalam mengatasi sampah di Bone.

Baca Juga:  Kejutan Manis" Danyon C Pelopor Untuk Mantan Ka Pos Basarnas Bone

“Selama ini, banyak masyarakat yang teriak karena volume sampah yang besar di wilayah tertentu namun tak bisa diangkut secara maksimal. Makanya, melalui pemetaan wilayah-wilayah volume sampah yang besar akan mempermudak kerja kerja satgas kebersihan,” katanya.

Apa yang dilakukan saat ini tidak lepas dari target untuk meraih adipura. Lngkah awal yang dilakukan adalah mendorong seluruh jajaran DLH bekerja secara tuntas.

“Pekerjaan yang bisa diselesaikan secara cepat langsung kita eksekusi,” tandasnya.

Untuk mewujudkan Bone adipura memang bukanlah perkara yang mudah. Dan dibutuhkan kerja keras dan sinergitas.

“Saya sangat bersyukur karena meski baru semangat para pegawai maupun satgas kebersihan untuk berbuat sangat luar biasa. Apa yang menjadi hasil rapat mulai disikapi secara masif,” terangnya.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Target kedepan kota watampone sudah bersih dari sampah. Sementara yang bersifat jangka panjang seperti ruang terbuka hijau, penanaman pohon dan Tempat Pembuangan Sampah akan diintervensi sedikit demi sedikit. (110)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *