oleh

SAR Brimob Bone Berhasil Temukan Warga Soppeng Yang Hanyut

-News-9 views

Topikinformasi.com – Soppeng – Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Brimob Bone yang dipimpin Danki 1 AKP Andi Dahlan terhadap Baharu (65), petani yang diduga hanyut di Sungai Walanae, Kelurahan Cabbeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, membuahkan hasil.

Pencarian tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Brimob Bone bersama Basarnas Kabupaten Bone berhasil menemukan Baharu dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelumnya korban yang dilaporkan hanyut pada siang kemarin ini disebutkan oleh saksi mata bahwa Baharu ( 65 ) tengah menyeberangi sungai Walannae, akan tetapi karena kelelahan akhirnya tubuh korban tenggelam dan terbawa arus sungai.

Kepada awak media, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos menjelaskan, lokasi penemuan berada di sekitar 1 mil dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

“Korban ditemukan sekitar pukul 09.25 Wita dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari tempat korban dilaporkan tengelam,” kata Danyon yang beken disapa Tindizzz, Kamis (10/2/2022).

Danyon Ichsan juga menambahkan, saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Keberhasilan operasi SAR ini tak lepas dari kekompakan dan kerja keras tim yang terlibat. Tidak hanya SAR Brimob Bone, dalam operasi kemanusiaan ini juga terlibat Basarnas Bone, BPBD Soppeng, TRC Soppeng, SAR Unhas, SAR UNM, SAR Prima Wajo, dan potensi SAR Kabupaten Soppeng, hingga masyarakat sekitar, sehingga misi ini bisa selesai dalam kurun waktu kurang dari 24 jam,” ucap Danyon Ichsan.

Baca Juga:  Kapolres Tana Toraja Kembali Bagikan 10 Ribu Masker Ke Masyarakat Tana Toraja

Lebih lanjut mantan Kasubbagrenmin Sat Brimob Polda Sulsel, juga mengatakan bahwa Brimob Bone menyiagakan tim SAR 24 jam untuk membantu masyarakat di kala membutuhkan pertolongan. (110)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *