oleh

Di Tutupnya Aktivitas Pameran dan Pasar Malam, 252 Pelaku Ekonomi di APKLI TANO Terancam Merugi

Topikinformasi com .Bone
Insiden keributan di luar Lokasi Pameran Expo dan pasar Malam APKLI TANO KAKI LIMA Indonesia 2021, Senin malam,18 Oktober 2021 pukul 21.00 Wita yang berujung tewasnya salah satu pemuda lokal inisial DM 18 tahun memberi dampak besar bagi pedagang karena terpaksa pasar malam harus ditutup oleh Panitia pelaksana sebagai penghormatan kepada Korban dan keluarganya Serta warga lingkungan Cilellang kelurahan Toro kecamatan Tanete Riattang timur, Selasa (19/10/2021)

Akibat insiden Yang Tidak pernah diharapkan Terjadi Oleh Panitia pelaksana dan seluruh PKL,pelaku UKM begitupun pelaku ekonomi lainnya mengakibatkan mengalami kerugian yang sangat besar ,

Kerugian perpedagang mencapai 3 jutaan perorangan dikali 63 PKL , belum termasuk imbas kerugian karyawan karyawan harian Yang digaji Sampai Rp 70 Ribu perorang dikali 189 ditambah 35 orang karyawan wahana Permainan

Salah satunya yang dialami pedagang kembang gula bernama Arip jauh jauh datang dari Sidrap tepatnya didaerah Tanru Tedong yang baru dua Minggu menjual
“Ya, kita ikuti panitia saja walaupun kejadiannya bukan di tempat ini meski belum dapat untung dan modal kembali ” Ujarnya

Begitu pun Asrul sekaligus ketua MOI yang jualan elektronik prihatin atas insiden tersebut hingga menelan korban jiwa,

“Sebagai pedagang yang mencari reseki di lokasi pameran menyayangkan penutupan sebelum batas waktu” ungkapnya

Tapi saya yakin dan harus menerima keputusan panitia penyelenggara dalam mengantisipasi dan mencegah hal hal yang tidak diinginkan sehingga menutup kegiatan lebih awal.
Meski lokasi kejadian tidak dalam area kegiatan pameran,

Saya cuma berharap, pihak panitia dalam hal ini Apkli dapat sesegera mungkin melaksanakan kegiatan yang sama dilokasi lain. Karena ini bisa membantu kami yang bergerak dalam usaha perdagangan untuk kembali bangkit sejak 2 tahun masa pandemii.

Sementara Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia APKLI Kab Bone Akan melanjutkan Perjalanan kegiatan ini ditempat yang lain

“Ini harus kami perjuangkan Agar mereka Bisa tetap hidup dan menghidupi keluarganya , Insya Allah , Semoga Pemerintah bijak melihat hal ini “ungkap Iwan Hammer penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua DPD APKLI kab Bone saat ditemui di lokasi ,Selasa19 Oktober 2021 (A. Ida )

Baca Juga:  PT.MAA ATAITA INDAH Mengelar Pelatihan Membuat Alat Penangkap Benih dan Budidaya Lobster di Bone

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga