oleh

Ismail Pengusaha Wahana Permainan Pasar Malam, Kami Juga Butuh Hidup

Topikinformasi.com – Bone
Dampak negatif Wabah pandemic sangat dirasakan Semua elemen bangsa Indonesia , mulai dari pengusaha , pelaku UKM, pelaku ekonomi Juga pengusaha Wahana Permainan Pasar Malam,

Covid-19 Menjadi momok menakutkan bagi seluruh rakyat Indonesia Juga penduduk dunia lainnya, Tak ada yang Bisa memprediksi kapan Wabah Ini berakhir , segala Cara dilakukan pemerintah pusat , propinsi dan daerah untuk memutuskan Mata Rantai penyebaran virus ini,

Edukasi dan sosialisasi dilakukan untuk mencegah perkembangan Penyakit yang belum ditemukan obat penangkalnya,prokes ketat , dengan Menjaga jarak , mencuci tangan dan memakai masker hingga Vaksinasi untuk membentengi tubuh Agar Punya pertahanan saat kena Covid-19

Bukan Hanya pertahanan tubuh tapi untuk pertahanan dalam melakoni kehidupan Aktivitas Ekonomi , Ambruknya perekonomian Nasional , Menjadi Tantangan bagi pemerintah untuk membangkitkannya kembali ,

Baca Juga:  Gandeng Selebgram Bone, Batalyon C Pelopor Rilis Film Pendek Himbauan Larangan Mudik

Dengan mendorong berbagai Bantuan Sosial , Bantuan langsung dan Bantuan presiden untuk usaha Kecil Mikro dan menengah sudah sangat membantu ,Namun Masih banyak pengusaha yang terdampak dengan pengetatan melalui PPKM

Salah Satunya Ismail 48 tahun pengusaha Wahana permainan pasar malam Yang sudah satu tahun tujuh bulan harus Menganggur bersama 30 karyawannya ,kami berusaha bertahan hidup dengan membagi wahana Ini menjadi beberapa Bagian ,

Ada wahana kami Yang Main di Luwuk Banggai ,di Malili ,di Kolaka , Manado dan Makassar sehingga karyawan Bisa tetap eksis sekalipun hanya untuk bertahan hidup menunggu Covid-19 Ini berakhir ,Sabtu 02-09-2021

Kami di Bone sudah hampir setengah Bulan menunggu petunjuk pemerintah daerah,Polres , Kodim, Ketua DPRD Melalui APKLI (Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia) Semoga diberikan kelonggaran waktu untuk berusaha bangkit kembali dari tidur panjang wahana kami

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Bone AKP Mustari Pimpin Anev Mingguan Unit Gakkum

Untuk Expo di Bone kami Hanya menurunkan beberapa wahana permainan diantaranya Bianglala (orang Bone menyebutnya tingker) itupun Yang ukuran paling kecil 10 keranjang Dengan Hanya 4 orang penumpang ,

Rumah Hantu ( wahana permainan Uji nyali ) kapasitas 30 orang itupun ada jarak untuk Masuk ke wahana batas Sekali Masuk 10 orang dalam Ruangan selama 10 menit baru berganti orang (pengunjung) lagi
Mancing khusus Anak Anak kapasitas 8 orang bermain

Dg Mail panggilan Akrabnya
Menyampaikan Terimah kasih kepada pemerintah kabupaten Bone ,polres Bone , Ketua DPRD kab Bone, Kodim 1407/ Bone dan Asosiasi pedagang kaki lima Indonesia (APKLI Kab Bone) diberikan waktu untuk mengaktifkan kembali wahana permainannya Sehingga para karyawannya Juga Bisa beraktivitas kembali ,

Baca Juga:  Hadiri Seminar Polisi dan Tentara Ponre Ajak Mahasiswa Bersama Menjaga Kamtibmas

Raisya 40 tahun pedagang kaki lima yang setia mengikuti wahana permainan ini Dimanapun beroperasi , menuturkan Optimismenya Bisa meraup keuntungan saat berjualan Jika Wahana permainan ini , Bisa berjalan dan Aktif kembali

Kami sangat bersyukur Dengan dukungan PT TANO Abadi jaya group yang memberikan lokasi perumahannya di jln Sungai Pareman kelurahan Toro kecamatan Tanete Riattang timur untuk Dipakai sebagai lokasi pasar malam Expo

Ketua APKLI Kab Bone , Iwan Hammer ,Pameran Expo pasar malam Ini hadir untuk mendukung program pemulihan Ekonomi Nasional , Dimana satu tahun Lebih tidak aktivitas kegiatan yang Bisa menghidupkan geliat Ekonomi kerakyatan , Namun tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 agar konsumen sehat ekonomi Bangkit Tutupnya Via WhatsApp pribadinya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga