oleh

Kemenag Bone Launching Aplikasi Multi Level Pendampingan (MLP) Kontrol Informasi Moderasi Beragama

-Daerah-17 views

Topikinformasi – Bone Kegiatan Launching Aplikasi Multi Level Pendamping (MLP) salah satu aplikasi sebagai pengontrol percepatan moderasi beragama di masyarakat ber gambarlangsung di aula kantor kementrian Agama kab. Bone , Jum’at (27/8/2021)

Aplikasi MLP ini yang merupakan gagasan oleh Reformer Wahyuddin Hakim dilaunching oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provensi Sulsel Khaeroni didampingi Bupati Bone A. Fahsar M Padjalangi, Tim Pusdiklat Kemenag RI Andin Sudirman serta Kepala Kantor Kemenag Bone

Saat Launching dimulai
dengan hitungan mundur dari angka 10 hingga tiba angka 0 yang disertai suara perpaduan sirine dengan beduk tiba tiba Aula Kemenag Bone gelap gulita, cahaya hanya tertuju pada kegiatan launching sehingga memberikan kesan spektakuler dan menakjubkan,

Usai acara launching MLP, menurut Kepala kantor Kemenag Bone Wahyudin Hakim saat diwawancarai mengatakan Multi level ini untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar ummat beragama. Program ini menjadi bagian kinerja semuanya bukan hanya penyuluh tapi semuanya , memang jangka pendek ini untuk penyuluh nanti bagaimana penyuluh mendesiminasikan ke desa desa melalui aplikasi tersebut.

“Aplikasi multi level pendamping ini sebuah aplikasi yang mengontrol kinerja para penyuluh yang ada di lapangan , apa kegiatannya hari ini, kemudian dimana materinya apa, nanti diaplod di aplikasi tersebut sehingga kami tidak lagi kelapangan guna memantau” kata Wahyuddin

Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni menyampaikan bahwa karya ini cukup munemental dan bermanfaat bagi kita semua
“Aplikasi ini yang diplementasikan di kab. Bone kalau berhasil dengan baik akan kami kembangkan juga di tingkat provinsi begitupun jika berhasil pula kami kembangkan di tingkat nasional , mudah mudahan menjadi inovasi nasional yang membanggakan kab. Bone” katanya

Sementara Bupati Bone menganggap suatu inovasi pantastis aplikasi MLP ini yang sifatnya multi level telah melewati pemikiran yang matang otomatis aplikasi MLP moderasi beragama juga tidak mengeluarkan biaya yang banyak karena Bone tidak terlalu susah menerapkan program ini karena toleransi antar umat beragama dijunjung tinggi,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin melalui virtual zoom, Asisten I Bupati Bone, Tim Pusdiklat Kemenag RI Andin Sudirman dan Ahmad Hendy Trastiyo, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, Para Pejabat Pengawas Kantor Kemenag Bone, Ketua MUI dan FKUB Kabupaten Bone, Tokoh Agama, Kepala KUA Kecamatan dan Kepala Madrasah dengan wajib penerapan protokol kesehatan covid-19.(A.Ida)

Baca Juga:  Menyusuri Kawasan Taman Pelangi,
Ini Fakta Mencengangkan Yang Ditemukan Wartawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga