oleh

Bupati Bone Semangati Kafilah STQH

-News-240 views

Topikinformasi.com – Bone Bupati Bone, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, M.Si, datang khusus ke Kabupaten Sidrap guna menyemangati Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXXII.

Fahsar tiba-tiba nongol dan menemui para kafilah asal Kabupaten Bone di pondokan yang telah disediakan.

“Saya datang untuk memberi semangat, dan harus memberi motivasi agar mereka tampil maksimal dan meraih juara,” ungkap Fahsar.

Tidak hanya Andi Fahsar. Akan tetapi sejumlah pejabat Bone lainnya, seperti Andi Yamin Tahir, Andi Gunadil, Andi Akbar dan Muhammad Rusli, yang mendampingi Bupati Bone, juga ikut memberi semangat.

Dengan hadirnya Bupati Bone bersama rombongan, tentu merupakan dorongan bagi kafilah yang berjumlah 18 orang tersebut. Diharapkan ke 18 orang mengikuti berbagai kategori lomba seperti, Tilawatil Qur’an Kategori Anak-anak Putra dan Putri, Tilawatil Qur’an Kategori Dewasa Putra dan Putri, Tilawatil Qur’an Tifzil Qur’an 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, dan 30 juz, Tafsir Bahasa Arab Putra dan Putri, Musabaqah 100 sampi 500 Hadist Putra dan Putri tersebut akan memboyong piala penghargaan ke kampung halaman.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *