oleh

Begini Cara Petugas Operasi Yustisi Disiplinkan Warga Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

-News-1,157 views

Topikinformasi.com-Bone Kepolisian Sektor Tanete Riattang Polres Bone menggelar Operasi Yustisi, penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid -19. Minggu (28/02/2021)

Kapolsek Tanete Riattang Polres Bone Kompol Andi Bahsar, S.Sos mengatakan operasi yustisi digelar dalam rangka mendisiplinkan warga menerapkan protokol kesehatan covid-19 sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid -19.

Disamping pihak kami melakukan himbauan kami juga rutin melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan dengan menggelar operasi yustisi setiap hari di depan kantor Polsek Tanete Riattang Polres Bone.

Warga yang didapati melanggar protokol kesehatan diberikan teguran lisan dan sanksi berupa push up serta hormat bendera sebagai mana yang diatur dalam (Perbup) Nomor 37 Tahun 2020.

Baca Juga:  Kapolres Selayar Ajak Warga Rayakan Nataru Secara Sederhana

Kompol Andi Bahsar, S.Sos juga mengajak warga bersama – sama memutus penyebaran Covid-19 dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker serta tidak berkerumun.

“Patuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19, semoga pandemi ini cepat berakhir. ”harap Kapolsek.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan, S.I.K.,M.Si., menjelaskan Operasi Yustisi ini digelar tersebut dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Selain itu operasi ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini masih masif diseluruh wilayah Sulsel.

“Operasi akan dilakukan di sejumlah lokasi dan sasaran utama adalah klaster COVID-19, lokasi keramaian dan fasilitas umum,” kata Kabid Humas

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Dirinya mengajak kepada seluruh warga masyarakat, Sulsel dalam beraktivitas di luar rumah untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Mari kita biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga dapat menekan dan mengendalikan penyebaran COVID-19,” ungkap Kabid Humas.

IKBAL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *