oleh

1 Anggota Batalyon C Pelopor di PTDH Akibat Disersi

Topikinformasi.com-Makassar Sebagai bentuk dari pembinaan karier personel Satbrimob Polda Sulsel agar lebih meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tentunya dibutuhkan reward and Punishment. Reward atau penghargaan diberikan bagi anggota yang berprestasi sedang Punishment atau hukuman diberikan kepada personel yang melakukan pelanggaran.

Pada Rabu (13/01/21) bertempat di Mako Satbrimob Polda Sulsel jalan K.S. Tubun Kota Makassar, Komandan Satuan ( Dansat ) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis, P.S.,S.I.K.,M.Si. memimpin langsung jalannya upacara PTDH ( Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) 4 personel Satbrimob Polda Sulsel yang melakukan pelanggaran berat dan tindak pidana.

Dalam upacara yang diikuti oleh seluruh Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Detasemen ( Danden) jajaran Satbrimob Polda Sulsel ini, terdapat 1 seorang personel Batalyon C Pelopor yang di berhentikan secara tidak hormat dari kedinasan Polri. Personel Batalyon C Pelopor berinisial HA ini dipecat dari kedinasan Polri (Satbrimob Polda Sulsel) karena telah melakukan pelanggaran dinas berupa disersi atau telah meninggalkan tugas mulai dari tanggal 31 Mei 2019 hingga saat ini jadi telah terhitung 19 bulan saudara H.A. meninggalkan tugasnya sebagai anggota Brimob. Pemecatan saudara HA ini pun telah tertuang dalam surat keputusan Kapolda Sulawesi Selatan nomor Kep/1163/XI/2020 tanggal 20 November 2020.

Baca Juga:  *HUT ke 65 Tahun Mengusung Tema, "Kodam XIV /Hasanuddin Di Hati Rakyat"*Topikinformasi.com - Bone-, Puluhan personel kodim 1407/Bone bersama persit Cab XXV Kodim 1407/Bone ikut aksi Donor darah bertempat di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli, Jum'at(27/05/2022)Aksi Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kodam XIV/Hasanuddin yang ke-65 Tahun yang di gelar serentak di wilayah Kodam XIV/Hsn dan untuk wilayah Kodim 1407/Bone di pusatkan Di Makorem 141/Tp nampak hadir dalam aksi donor darah ini, diantaranya personel dari Polres Bone, Batalyon C Brimob, Satpol PP, Dinas pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan serta BPBD Bone ikut andil mendonorkan darah.Kegiatan Donor darah ini di gelar oleh Rs. Tentara M. Yasin Bone dengan Palang Merah Indonesia Bone dan pada tahun ini di ulang tahun yang ke 65, Kodam XIV/Hsn megusung tema " Kodam XIV/Hasanuddin Di Hati Rakyat". Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 1407/Bone Letkol Kav Budiman, S.H menyampaikan pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI dalam mencermati berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi Pandemi Covid 19 saat ini."Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk mendukung program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), dimana hasil dari kegiatan donor darah ini akan disumbangkan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan" Tungkas Dandim Bone.“Kami dari Kodim 1407/Bone selalu berupaya untuk bisa berperan aktif dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui aksi sosial donor darah sebab dengan kita menyumbangkan darah maka kita akan memberikan harapan dan bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” katanya.

Dalam amanatnya saat memimpin jalannya upacara PTDH 4 personel Satbrimob Polda Sulsel, Dansat Brimob Polda Sulsel mengatakan pelaksanaan upacara PTDH ini sangat menyakitkan bagi satuan dan pribadinya sebagai seorang pemimpin.

” Hari ini kita melaksanakan upacara PTDH bagi 4 personel Satbrimob Polda Sulsel yang telah melakukan pelanggaran berupa disersi dan tindak pidana. Tentunya upacara ini sangat menyakitkan bagi satuan dan bagi diri saya pribadi selaku pimpinan. Akan tetapi hal ini perlu dilakukan demi tegaknya aturan dan menjaga profesionalisme di tubuh Polri khususnya untuk mewujudkan Bhakti Brimob Untuk Indonesia”, ungkap Kombes Pol. Muhammad Anis dalam amanatnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. saat ditemui oleh awak media Danyon C Pelopor mengatakan bahwa pemberhentian 1 personelnya ini telah melalui proses yang panjang dan pertimbangan yang matang.

Baca Juga:  Dapur Umum Polda Sulsel Berikan Service Excellent Kepada Para Pengungsi Korban Banjir Luwu Utara

” Tentunya upacara PTDH personel Satbrimob Polda Sulsel ini merupakan hal terberat buat kami terlebih ada seorang personel kami yang ikut di dalamnya. Akan tetapi setelah melalui pertimbangan yang matang dan proses yang panjang keputusan inipun harus diambil demi tegaknya aturan dan profesionalisme tugas sehingga Bhakti Brimob Untuk Indonesia bisa terwujud,” ujar Kompol Nur Ichsan.

“Dengan ada nya upacara PTDH ini yang bersangkutan sudah resmi diberhentikan / dipecat dari Brimob, jadi apabila yang bertemu dengan yang bersangkutan dan masih mengaku sebagai anggota Brimob tolong laporkan kepada kami,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *