oleh

FKPQ Bone Laksanakan Proker Pertama Dengan Mensosialiasikan Metode Qira’at

Topikinformasi.com – Bone Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (PKPQ) Kantor Kementerian Agama Kab. Bone yang telah di kukuhkan oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bone pada tanggal 1 Oktober 2020 langsung tancap gas untuk melakukan program kerja.

Program kerja pertama yang di gagas FKPQ adalah Sosialiasi Metode Qira’at yang di laksanakan di Desa Ponre-Ponre Kecamatan Libureng Kab. Bone tepatnya Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. (9/10/2020)

Ketua FKPQ H. Ismail, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan, “Bahwa ini merupakan langkah awal kami setelah dikukuhkan bapak Kepala Kantor, dan ini merupakan sosialisasi metode Qira’at tahap pertama yang kami gagas yang kami tempatkan di Bone Selatan meliputi Kec. Libureng, Kahu, Patimpeng, Kajuara, dan kami akan programkan nanti untuk tahap kedua di wilayah Bone Barat,” Jelasnya

Sementara itu Kepala Seksi PD. Pontren Salahuddin, S.Ag., MM menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, kami berharap TPQ Jangan hanya sekedar lembaga, tapi benar-benar sebagai tempat pengajaran Agama dan Pengajaran Al-Qur’an. Jangan pernah selalu gunakan prinsip bahwa orientasi kerja selalu uang, namun ketika menerapkan kerja ikhlas Insya Allah akan di berikan keberkahan oleh Allah SWT, mari gunakan prinsip berpegang teguh kepada Agama Allah, maka Allah tau apa yang kita butuhkan,” Terangnya

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bone DR. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum dalam arahannya mengatakan, “Bahwa saya melihat wajah bapak ibu sangat bersyukur karena tepancar wajah-wajah semangat Al-Qur’an. Mengajar di TPQ bukan sesuatu yang mudah, pasti banyak lika-liku yang kita hadapi, karena mangajar anak kecil dengan karakter yang berbeda pasti bukan hal yang mudah, namun kuncinya kita harus sabar, orang sabar akan mendapatkan balasan dari Allah SWT, ketika kita bersabar maka kita tidak akan rasakan kesulitan itu maka manfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengabdi dojalan Allah SWT,” Tuturnya

Lebih lanjut H. Wahyuddin menyampaikan bahwa Bapak Ibu perannya sangat penting karena membantu pemerintah dalam pembentukan karakter Bangsa,  Pendidikan Al-Qur’an itu dalam proses belajarnya harus berhati-berhati, karena proses pembentukan karakter anak itu bisa dari sana, seorang anak biasanya akan mengikuti karakter gurunya sampai ia dewasa.

“Terakhir Kepala Kantor menyampaikan ucapan apresiasi dan terima kasih banyak, bapak ibu merupakan orang yang mendapat rezeki yang banyak bukan dari bentuk uang. Uang itu bukan simbol kekayaan, tapi kesenangan hati itu adalah kekayaan sesungguhnya, konsep bahagia itu adalah ketenangan, jadi jangan pernah mengeluh untuk mengajarkan Al-Qur’an Insya Allah Bapak Ibu akan mendapatkan hasil di Dunia begitupula di Akhirat nanti,” Tutup Kakan Kemenag Bone

Sekedar diketahui, turut hadir KA Subag TU Kantor Kementerian Agama Kab. Bone, beserta seluruh Staf PD. Pontren Kantor Kementerian Agama Kab. Bone. (*/888)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga