oleh

Operasi Mantap Praja 2020, Polres Pelabuhan Makassar Tingkatkan Cipkon Dalam Menjaga Kamtibmas Yang Kondusif

-News-37 views

Topikinformasi.com – Makassar Polres Pelabuhan Makassar gencar melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), dalam rangka mewujudkan Kamtibmas di tahapan Kampanye Pilkada Serentak 2020, khususnya Pemilihan Walikota Makassar. Ahad (04/10/2020)

” pada operasi tersebut, personil dalam melaksanakan Cipkon tetap mengedepankan sikap humanis dengan mengedepankan pola preemtif dan preventif serta tidak diperkenankan arogan. Semua dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ada” Ucap Kabag Ops Polres Pelabuhan Makassr Kompol Gani

” Kegiatan Cipta Kondisi ini, dalam rangka kegiatan kepolisian yang ditingkatkan yang memasuki tahapan masa Kampanye Pilkada Serentak 2020. Kita lakukan dengan patroli dan razia dilaksanakan diwilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar “tambahnya

” Operasi cipta kondisi ini juga sebagai Pencegahan dini dari bentuk aksi gangguan kamtibmas jelang Pilkada Serentak 2020 yang meresahkan masyarakat dan memberikan motivasi terhadap warga tentang perlunya kepedulian masyarakat terhadap kamtibmas di lingkungannya dan tercipta kondisi dengan situasi kamtibmas relatif aman serta kondusif ditengah pandemi Covid 19 ” kata Kabag Ops Polres Pelabuhan Makassar. (Carlos)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *