oleh

Kapolres Torut Sambut Langsung 2 SST Personil Sat Brimob Polda Sulsel Saat Tiba di Mapolres Torut

-News-931 views

Topikinformasi.com – Toraja Utara Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Personil Sat Brimob Polda Sulsel sebanyak 2 Satuan Setingkat Pleton (SST) tiba dan disambut langsung oleh Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati, S.IK.,M.H di Halaman Mapolres Toraja Utara Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 72 Kec. Rantepao Kab. Toraja Utara, Selasa (22/09/2020) sore.

Satuan Brimob ini merupakan bantuan kendali operasi (BKO) dalam rangka pengamanan Pilkada 2020 di Kabupaten Toraja Utara.

Mereka ditugaskan untuk memback up Polres Toraja Utara dalam melakukan pengamanan dan juga melakukan pendisiplinan protokol kesehatan selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah.

Saat melakukan penyambutan, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati, S.IK.,M.H mengungkapan ucapan selamat datang kepada para pasukan Bhayangkara Sat Brimob Polda Sulsel di Kabupaten Toraja Utara.

Baca Juga:  Kapolres Luwu Utara Bersihkan Sisa Banjir Masamba Bersama Pabung 1403 SWG dan Danki Brimob Baebunta

Mari kita jalin komunikasi yang baik di bawah satu komando, bila ada hambatan ataupun saran selama bertugas, silahkan untuk langsung komunikasikan dengan Saya selaku pemegang tongkat Komando dalam mengamankan Pilkada 2020 di Kabupaten Toraja Utara. tutur Kapolres.

“Mari sama-sama kita wujudkan Pilkada 2020 yang aman, damai dan sehat dengan patuh terhadap protokol kesehatan di Kabupaten Toraja Utara. Dalam melaksanakan tugas, Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, Amin.” tutup Akbp Yudha.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., menyampaikan bhw Personel Brimob akan membackup pengamanan, termasuk objek vital yang ada di Toraja Utara selama pelaksanaan Pemikukada serentak tahun 2020. (IKBAL)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *