oleh

Adanya Mobil Treatment Polri, Korban Banjir Bandang Luwu Utara Tidak Lagi Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

-News-30 views

Luwu Utara, Topikinformasi.com Akibat banjir bandang yang terjadi di Kab. Luwu Utara mengakibatkan warga sempat mengalami kesulitan mencari air bersih, namun saat ini tidak lagi karena Polri mengerahkan kendaraan mobile water treatment di lokasi pengungsian.

Polres Luwu Utara bersama dengan BKO Sat Brimob Polda Sulteng melaksanakan Penyaluran Air bersih siap Minum di Jalan poros malangke Desa Laba Kec.Masamba Kab.Luwu Utara,Rabu (12/08/20)

(*)

Olehnya itu Polres Luwu Utara bersama BKO Sat Brimob Polda Sulteng terjun langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan air bersih yang aman untuk dikonsumsi.

Kasubbag Humas Polres Luwu Utara Iptu Abdul Latif mengungkapkan semogah adanya mobil water treatmen ini dapat membantu warga yang kesusahan mencari air bersih.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Semoga apa yang di lakukan oleh Polres Luwu Utara bersama BKO Sat Brimob polda Sulteng dapat membantu dan meringankan beban hidup warga.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol IbrahimTompo, S.I.K, M.Si., menjelaskan air yang berasal dari mobil tangki ditampung dalam wadah yang dia sebut open flexy tank.

“Intinya, mobil ini, dengan 15 kali penyaringan, dia menghasilkan air minum, untuk air bersih dia 9 kali penyaringan, selain untuk minum, air digunakan untuk mandi, untuk (cuci) baju dan peralatan makan di sini,” terang Kabid Humas.

Kabid Humas menambahkan kendaraan mobile water treatment ini dioperasikan setiap hari, dalam satu menit kendaraan ini menghasilkan 30 liter air bersih jika bahan dasarnya air tawar.

Baca Juga:  Tanggapi Reaksi Warga Terkait Pembatasan Jam Operasi Tempat Usaha di Selayar Seperti Ini Pernyataan Kasat Pol PP dan Damkar

“Jika ditanya sehat atau tidak, kita cek particel per million dari air hasil penyaringan ini di bawah 25. Artinya, air ini layak di minum karena menurut WHO standarnya di bawah 30,” tutur Kabid Humas. (IKBAL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *