oleh

Jaga Kamtibmas ditengah Pandemi Covid 19, Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar gelar FGD

-News-26 views

Makassar, Topikinformasi.com Untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta menjalin koordinasi yang lebih baik dengan stakeholder ditengah Pandemi Covid 19, Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Selasa (11/08/2020) .

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dipimpin KBO Satbinmas Ipda Armin yang dilaksanakan di Kelurahan Tamalabba kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar

(*)

Kasat Binmas Polres Pelabuhan Makassar AKP Nurhaeni saat dihubungi Via Whastapp, menerangkan ” Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dalam adaptasi kebiasaan baru (AKB)” Ungkapnya

” Kegiatan ini juga untuk menjaga Kamtibmas jelang Pilkada Serentak 2020 yang akan dilaksanakan ditengah Pandemi Covid 19, diharapkan pada warga terutama pada tokoh masyarakat, tokoh agama guna membantu Polri memberikan imbauan pada warga agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan serta tidak mudah terpengaruh dengan berita hoax yang bisa menggangu Kamtibmas lingkungan hidup Masyarakat Kelurahan Tamalabba” jelas Kasat Binmas Polres Pelabuhan Makassar AKP Nurhaeni. (Carlos)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *