oleh

Harap Warga Masyarakat Tak Panik Adanya Polisi dan Anggota DPRD Yang Positif,Begini kata Satgas Covid-19

-News-242 views

Bone, Topikinformasi.com
Semua tetap Tenang Jangan panik Atas kasus yang menimpa kedua warga kita Ini,

Terkait dengan Pasien terkonfirmasi positif Covid 19 yakni kasus ke 29 initial S, Laki-laki 49 tahun yang merupakan salah seorang perwira Polres Bone. Kasus ke 30 inisial M, perempuan usia 47, alamat Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Bone, maka berbagai kalangan masyarakat merasa was-was.

Untuk mengantisipasi hal tersebut maka Polres Bone dan DPRD Bone melakukan langsung rapid test di gugus tugas pasca adanya tambahan dua kasus, Sabtu11-07-2020

Kasat Binmas Polres Bone AKP Zulaini R. Tampilang, S.H. mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan rapid test terhadap seluruh personil Sat Polair Polres Bone.

Baca Juga:  HMPS/PRODI PBA IAIN Bone dan PC IMLA Bone Memperingati Hari Bahasa ARAB SEDUNIA

Pemeriksaan berawal ketika team Gugus Kab. Bone menerima info bahwa ada 2 org warga kab. Bone berstatus suami isteri positif covid di makassar setelah melakukan swab mandiri.
Setelah dilakukan penelusuran alamat yang bersangkutan adalah seorang anggota polri berinisial S dan isterinya berinisial M.

Kemudian team satgas beranggotakan Dr Yusuf, Kasat Intel dan Kasat Binmas (satgas pencegahan) dan Kasat Sabhara (satgas penanganan) langsung mengambil inisiatif untuk dikoordinasikan dengan Gugus Tugas kemudian kesimpulannya harus dilakukan rapid test seluruh riwayat kontak AKP S yang juga bertugas di sat polair.
Setelah Pelaksanaan rapid test dan hasilnya tidak ada riwayat kontak yang reaktif (semua negatif).

Lebih lanjut, Zulaini berhara agar masyarakat yang berada di sekitar Kantor Polair untuk tidak panik mengingat seluruh anggota yang di rapid test tidak ada yang reaktif.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Sementara itu, Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan. Mengatakan bahwa sudah ada beberapa anggota DPRD yang melakukan rapid test. Diantaranya Wahyudi Taqwa, Rangga Risa Swara, Andi Purnamasari, dan Andi Akhiruddin. “Alhamdulillah hasilnya semua non reaktif,”

Lebih lanjut Irwandi mengatakan, dengan adanya kejadian ini seharusnya semua anggota DPRD Bone harus mawas diri, dan melakukan pemeriksaan. Terkhusus kepada yang pernah melakukan kontak langsung dengan beliau.

Sumber
Satgas Covid-19 BONE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *