oleh

Kapolda dan Wakapolda Sulsel Hadiri Pengarahan Mendagri Kepada Gugus Tugas Covid 19 Sulsel

-News-111 views

Makassar, Topikinformasi.com Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs Mas Guntur Laupe, SH, MH dan Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs Halim Pagarra MH menghadiri pengarahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Prof. Muhammad Tito Karnavian.
selain memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan juga mengecek kesiapan Sulawesi Selatan dalam menghadapi Pilkada.
Selain sebagai Mendagri, pengarahan itu ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai anggota dewan pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat Pusat.

“Di dalam kapasitas itu saya datang ke sini, selain urusan Pilkada juga saya manfaatkan untuk berdiskusi menyampaikan informasi untuk menyampaikan taktik dan lain-lain, dalam rangka untuk menekan penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan,” kata Mendagri Tito usai memberikan pengarahan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (08/07/2020).
Disampaikannya, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah di luar Pulau Jawa yang tercatat tinggi angka penyebaran Covid-19. Meski demikian, sinergi yang dilakukan antara pemerintah dan Tim gugus Covid 19 sudah berjalan dengan baik sehingga dapat memudahkan pemerintah setempat untuk mengambil kebijakan.

Wabah covid 19 ini sangat beda dengan wabah penyakit lainnya dimana vaksin dan obatnya belum ditemukan sehingga belum ada kepastian kapan berakhirnya, oleh karena itu, pelaksanaan Pilkada tetap akan dilaksanakan dengan mengikuti penerapan tatanan baru politik,” jelasnya.
Tak kalah penting, Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat tidak boleh kalah dengan Covid-19. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama di era tatanan kenormalan baru atau new normal ini.
Berkaitan dengan masalah yang kita hadapi ini, Tetang berapa besarnya pandemi ini dan dampak sosialnya, juga dalam masuk konsep perang. Kita berbicara mobilisasi, Dimana semua harus bersatu padu, peran pemerintah dan rakyat. (IKBL)

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *