oleh

Polres Pelabuhan Makassar Adakan Posko di Rumah Sakit, Ini Tujuannya

-News-747 views

Makassar, Topikinformasi.com Polres Pelabuhan Makassar siagakan personil di Rumah Sakit Akademis Jaury kamis 2 Juli 2020

Kehadiran para personil di rumaha sakit tersebut guna mengantisipasi pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan PDP terkait virus Covid-19.

Dibenarkan oleh Paur Humas Polres Pelabuhan Makassar IPDA Burhanuddin Karim bahwa Personil Polres Pelabuhan Makassar disiagakan di RS. Akademis Jaury untuk berjaga guna mengantisipasi agar tidak terulangnya kejadian dimana Masyarakat mengambil paksa jenazah pasien dalam penanganan protokol Covid-1 9

“Rumah sakit yang berada diwilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar, kini dijaga oleh tim gabungan TNl-Polri. Selain bertugas melakukan penjagaan di rumah sakit, personel gabungan ini juga ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan bagi para petugas medis yang menjemput pasien Covid-19 di rumahnya. Serta mengantisipasi terjadinya pengampilan paksa jenasah oleh keluarga oleh pasien Covid19 sehingga di dirikan posko,” terang Paur Humas Polres Pelabuhan Makassar IPDA Burhanuddin.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

(Carlos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *