oleh

Kapolri Pimpin Wisuda 293 Taruna Akpol

-News-624 views

Semarang, Topikinformasi.com Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si mewisuda sebanyak 293 taruna yang dinyatakan lulus dalam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada, Jumat (3/7/2020) di gedung Cendrawasih.

Ke-293 lulusan sarjana Terapan Kepolisian itu terdiri atas 244 taruna dan 49 taruni. Wisuda tersebut sekaligus menutup masa pendidikan taruna Tingkat IV Angkatan ke-51 Batalyon Adnyana Yuddhaga.

Dalam kesempatan itu turut hadir mendampingi Kapolri, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Akpol Irjen Polisi Mohamad Asep Syahrudin, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi, Wakapolda Brigjen Pol Abiyoso Senoaji serta Pejabat Utama Mabes Polri.

Baca Juga:  Sinergitas TNI - POLRI Dalam Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Dalam amanatnya, Kapolri menekankan 5 hal penting kepada perwira muda. Pertama, lulusan diminta untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan YME. Kedua, melaksanakan setiap penugasan dengan penuh tanggungjawab. Adapun ketiga, lulusan Taruna Akpol angkatan 51 Batalyon Adnyana Yuddhaga ini diharapkan untuk tidak puas dengan hasil yang sudah di capai saat ini.

“Jangan berhenti belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Terus tingkatkan pengetahuan dan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas,” kata Kapolri.

Selain itu sebagai perwira muda baru, lulusan juga diminta untuk meningkatkan sinergitas dengan masyarakat, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Terakhir, patuhi seluruh ketentuan dan norma yang berlaku. Jadilah teladan bagi masyarakat serta hindari perbuatan yang dapat merusak kehormatan pribadi, keluarga dan institusi Polri,” tegas Kapolri.

Baca Juga:  Dampak Pilkades Beberapa Kelompok Tani di Kec. tellusiattingnge Mengeluh Tidak Dapat Jatah Pupuk Dari PengecerBONE - Infobanua .co.id Pilkades 2021 untuk kab. Bone tinggal menghitung hari saat ini para calon sedang melakukan sosialisasi, dengan cara mereka masing masing namun terkadang ditemukan dengan cara cara yang seharusnya tak harus dilakukan.Hasil Informasi yang di himpun dari beberapa kelompok tani di 2 desa yakni desa lanca dan desa lappae kec. Tellusiattingnge kab. Bone Ternyata salah satu calon kades di lanca diduga lakukan penyalahgunaan bantuan pupuk yang tersalurkan kepetani tetapi tidak melalui kelompok tani justru langsung pengecer. Kemudian pengecer memberikan ke petani yg diduga untuk mendukungx di pilkades mendatang .Dan ironisnya petani yang tidak mendukungnya justru mendukung calon lain tdk mendapatkan pupuk."Memang ada indikasi penyaluran pupuk terjadi penyimpangan tdk melalui kelompok tani tapi langsung ke petani yg diduga pendukung pengecer yg masuk calon kep.desa lanca" ungkap Mansur kelompok tani majang saat dimintai keterangannya Jika ini benar terjadi , jelas sangat merugikan masyarakat dan tidak per dalam persaingan Pilkades . Bisa ditebak akan ada sengketa karena beda pendapat antara pihak yang merasa dirugikan dengan pihak yang dianggap merugikanMaka diharapkan kepada pihak terkait atau panitia pelaksana Pilkades hendaknya melakukan langkah2 preventip sebelum Pilkades berlangsung 18.Nov 2021 (A.Ida)

(IKBL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *